Yang dimaksud dengan marketing adalah keseluruhan sistem dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan produk, menetapkan harga, mempromosikan produk dan mendistribusikan barang yang bertujuan untuk memuaskan konsumen. Sedangkan sales merupakan kegiatan yang hanya fokus pada menjual produk, dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk saja.
Dari pengertian yang ada, sudah jelas bahwa proses marketing lebih panjang dan lebih kompleks jika dibandingkan dengan proses sales. Dalam strategi marketing, terdapat 4P bahkan ada yang menambahkan sampai 7P, yang terdiri dari product (produk), price (harga), place (tempat), promotion (promosi), process (proses), people (orang), Physical evidence (bukti fisik).Sedangkan sales hanya menjadi salah satu bagian dari promotion (promosi),sehingga tidak memperhatikan faktor lain yang dapat menunjang pemasaran.

Maketing sulit diterjemahkan begitu saja kedalam bahasa Indonesia. Marketing meliputi suatu pengertian yang lebih luas daripada yang kita dapat terjemahkan secara harfiah. Marketing tidak hanya soal jual-beli atau pasar dunia, tetapi membahas soal segala yang berjalan dalam masyarakat perusahaan. Sebagian besar marketing meliputi arti yang seluas luasnya, bukan hanya tentang barang, tetapi tentang jasa-jasanya.
Secara ringkas marketing dapat diartikan meliputi pembelian, penjualan, pengiklanan, pembungkusan, pengepakan, dan pengangkutan. Atau dalam arti lain, semua usaha pemindahan barang-barang dari produsen ke konsumen atau mereka yang ingin membeli, memakainya, atau memanfaatkannya.
Marketing lebih dari sekedar teori yang kita baca sehari-hari. Pemahaman kita tentag marketing bias ditemui di kehidupan sehari-hari. Misalnya saat kita membutuhkan beras, kita membelinya di warung. Sedangkan pemahaman marketing menurut petani adalah saat dia mencari toko atau pasar untuk tempat dia menjual hasil panennya. Jadi marketing bukanlah sesuatu yang dikenal oleh hanya segolongan kecil manusia atau hanya sekelompok tertentu saja.
Transport dan komunikasi adalah hal penting yang digunakan untuk menentukan luasnya area atau wilayah pemasaran. Karena dengan transportasi yang baik, penyebaran barang pun bisa meluas dengan baik hingga mencapai konsumen. Sedangkan komunikasi yang baik bisa menunjang pemasaran dengan cara ‘power of mouth’. Jika sekelompok orang menyukai barang tertentu, sudah pasti dari mereka ada yang akan menyebarkan informasi dan mengiklankan secara gratis barang tersebut.
Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat.
Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.” Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial. Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuan yaitu :
- Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
- Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
- Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.
Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :
- Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
- Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : Dari sudut pandang penjual :
- Tempat yang strategis (place),
- Produk yang bermutu (product),
- Harga yang kompetitif (price), dan
- Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen :
- Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
- Biaya konsumen (cost to the customer),
- Kenyamanan (convenience), dan
- Komunikasi (comunication).
Dari apa yang sudah dibahas di atas ada beberapa hal yang dapat disimpulkan, bahwa pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus kegiatan operasional maupun perencanaan suatu perusahaan. Pemasaran yang berkesinambungan harus adanya koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi di dalam upaya melakukan kegiatan pemasaran.
ini bunga depan rumah.. aslinya kucell..








